hanya empat pilihan obat daripada sekitar 20 ribu-30 ribu koleksi obat-obatan dan beredar selama penduduk, sudah memperoleh sertifikat halal daripada majelis ulama indonesia (mui).
minimnya obat dan bersertifikat halal selama indonesia akibatkan dengan pemahaman kiranya obat merupakan sesuatu yang darurat, makanya boleh dikonsumsi meski tidak detail status kehalalannya, kata direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan juga kosmetika (lppom) mui lukmanul hakim di siaran pers mui pada jakarta, senin.
pandangan itu, berdasarkan dia, keliru karena untuk menentukan hukum kedaruratan, penggunaan obat mesti dengan alasan yang kuat, contohnya, pasien mau meninggal dunia manakala tidak mengkonsumsi obat tersebut atau tak banyak obat lain yang bisa menggantikan.
empat obat dan telah bersertifikat halal tersebut diantara lain vaksin meningitis juga kapsul cacing, sementara obat-obatan yang lain daripada 206 perusahaan obat dalam indonesia belum mengajukan diri supaya disertifikasi, katanya.
Informasi Lainnya:
- Alami melangsingkan badan
- Melangsingkan Badan Dengan Cara Alami
- Kelebihan Obat Herbal
- Melangsingkan Badan Dengan Cara Alami
selain empat koleksi obat, 13 bidang suplemen serta 17 jenis jamu, menurut dia, juga sudah memperoleh sertifikat halal.
minimnya obat-obatan halal, serta timbulkan 90 persen bahan obat-obatan kita diimpor dari luar, kebanyakan dari china serta india, sedangkan kita selama indonesia cuma meracik saja dari unsur-unsur yang diimpor. maka kita tidak tahu-menahu halal tidaknya unsur-unsur obat-obatan itu, ujarnya.